Bantu Korban Bencana NTT, Guru Penggerak Kabupaten Mappi Papua Galang Dana

19 Apr 2021 DAERAH
Bantu Korban Bencana NTT,  Guru Penggerak Kabupaten Mappi Papua Galang Dana

Mappi, Papua - Bencana yang menimpa NTT beberapa waktu lalu menimbulkan rasa keprihatinan dari berbagai pihak. Ucapan bela sungkawa untuk para korban datang dari berbagai penjuru, baik nasional hingga global.

Tak hanya itu, berbagai macam bantuan kemanusiaan pun datang dari ratusan sukarelawan. Semua bergandeng tangan berjibaku turut membantu korban bencana.

Tidak kurang dari 513 kelompok sukarelawan turun tangan membantu para korban bencana.

Sebagai wujud rasa kepedulian, kelompok Guru Penggerak Daerah Terpencil (GPDT), Kapupaten Mappi, Distrik Haju, Papua pun melakukan aksi yang sama. Mereka melakukan aksi galang dana untuk membantu para korban bencana.

Rikardus Ama Olung, salah satu guru penggerak di Distrik Haju, yang terlibat dalam aksi kemanusiaan tersebut mengatakan, aksi galang dana ini adalah wujud kepedulian mereka membantu korban bencana di NTT.

"Kegiatan dilakukan di ibukota distrik Haju, kampung Yagatsu. Di area pasar dan sekitaran pelabuhan Yagatsu", jelas Olung

"Rencananya kita kirim ke posko bencana disana, untuk sekarang masih koordinasi dgn Ikatan Keluarga Flobamora, (IMF) kabupaten Mappi, supaya donasi ini tepat sasaran", tutur alumni Pendidikan Fisika Universitas Nusa Cendana Kupang tersebut.

Ia mengatakan, masyarakat begitu antusias dalam kegiatan galang dana ini. Buktinya, cukup banyak masyarakat yang mengulurkan tangan memberikan bantuan.

"Masyarakat juga sangat antusias dalam kegiatan ini bukan hanya pedagang-pedagang yang membuka kios atau usaha di sekitar lokasi pengalangan dana tetapi juga masyarakat sekitar juga sangat antusias untuk membantu saudara-saudara kita di NTT yang terkena musibah", katanya melalui WhatsApp yang diterima media ini.

Ia juga mengingatkan, bahwa dengan kegiatan penggalangan dana ini kita diingatkan untuk saling tolong menolong membantu sesama. 

Ia juga mengatakan, kegiatan ini masih dimungkinkan untuk terus berlanjut. 

"Untuk dana, tadi masih ada kemungkinan bertambah karena masih tersedia open donasi untuk teman-teman di tempat lain bisa memberi donasi melalui nomor rekening GPDT Haju", tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, setidaknya ada 181 korban meninggal dunia serta 47 korban hilang dalam bencana yang menimpa provinsi NTT itu. Korban tersebut tersebar di beberapa tempat.

Selain itu, siklon tropis Seroja yang memicu cuaca ekstrem juga mengakibatkan kerusakan pemukiman dengan total rumah rusak berat 13.184 unit, rusak sedang 7.801 dan rusak ringan 30.575.  ***JR/Drw/Kontributor NTT.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment