Lebih Produktif di Internet dengan Meningkatkan Keterampilan Digital
Literasi Digital Sulawesi 2021

21 Jul 2021 Ekonomi Bisnis
Lebih Produktif di Internet dengan Meningkatkan Keterampilan Digital

Minahasa - Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 21 Juli 2021 di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Sejahtera Lewat Dunia Digital”.

Program kali ini menghadirkan 638 peserta dan empat narasumber yang terdiri dari praktisi bisnis online dan co-founder bangundigdaya.com Chrisma Wibowo, VP Satu Tampa dan dosen UTSU Lady Grace Jane Giroth, notaris dan pemengaruh Ana Abdul Hamis, dan Ketua LBH Pers Manado Ferley Kaparang.

Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Alfian Rahadian Afif selaku podcaster. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.

Pemateri pertama adalah Chrisma Wibowo yang membawakan tema “Literasi Digital di Dunia Marketplace”. Saat ini orang semakin terbiasa menggunakan perangkat digital. Sebanyak 88 persen orang membeli barang secara daring.

Pada 2025, volume pasar e-dagang diproyeksikan mencapai 56,358 juta dollar AS. Tren belanja e-dagang juga meningkat, apalagi pada masa pandemi. “

Bisnis yang didukung dengan kehadiran online mengalami peningkatan pendapatan 80 persen lebih cepat daripada bisnis yang dijalankan dengan konvensional,” katanya.

Berikutnya, Lady Grace Jane Giroth menyampaikan materi berjudul “Pengetahuan Dasar dan Aturan Usaha Online”. Dalam menjalankan bisnis, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah hukum dalam berbisnis.

E-dagang atau PMSE sudah diatur dalam peraturan pemerintah, turunan undang-undang. Lady juga memaparkan aturan bagi pihak-pihak yang melakukan PMSE baik di pasar domestik maupun lintas negara.

Sebagai pemateri ketiga,  Ana Abdul Hamis membawakan tema “Budaya Digital: Peran 

Literasi Digital untuk Mengubah Mindset Konsumtif Menjadi Lebih Produktif”. Kehadiran internet membuat masyarakat lebih mudah belanja.

Berbagai media sosial juga menawarkan fitur belanja daring. Promo yang bertebaran menjadi salah satu godaan. “Karena kita lebih banyak berinteraksi dengan gadget selama di rumah saja, tanpa sadar kita jadi lebih sering checkout barang,” katanya. 

Adapun sebagai pemateri terakhir, Ferley Bonifasius Kaparang menyampaikan tema “Perlindungan Hak Cipta di Ranah Digital (Digital Safety)”. Hak Cipta yang selama ini kita kenal sudah merambah ke dunia digital.

Di dunia digital, ciptaan yang dilindungi meliputi ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni, dan sastra. Ferley pun membagikan tips untuk mengamankan hak cipta, seperti melengkapi teknologi dengan pengaman DRM (Digital Right Management).

Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah seorang peserta webinar Dodoh Sutarsih bertanya kepada Chrisma.

“Apakah akan efektif dan berhasil jika kita sebagai seorang pemilik bisnis online ingin membuat informasi untuk membentuk brand awareness dan loyalitas pelanggan yang sesuai dengan konsep bisnisnya, tetapi kontennya tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan si pemilik?” tanyanya.

“Itu juga jadi pertanyaan saya saat awal. Pendidikan saya ngurusi beton, besi, baja, manajemen proyek, konstruksi, sekarang saya menjadi pendamping UMKM, digital marketer, content creator, dan digital strategist. Tipsnya, kita harus selalu punya alat tulis.

Karena bagi saya ide itu murah, yang mahal adalah praktiknya. Niat kita, beri kemudahan kepada pelanggan. Mengenai konten, pakai Google kalender, janjian ke diri sendiri ‘Yuk bikin konten jam berapa, tentang apa, hari apa’. Kreativitas tidak dapat dipaksakan tapi bisa direncanakan,” jawab Chrisma.***JR/Sar.

 

Editor: Sarwono


 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment