Motif Andre Rosiade Gerinda Tekan Pertamina Akuisisi Rekind Patut di Curigai

15 Jul 2021 Nasional
Motif Andre Rosiade Gerinda Tekan Pertamina Akuisisi Rekind Patut di Curigai

Terkait rencana kementerian BUMN akan membetuk Namco (National Asset Management Company) patut di dukung. 

Pembentukan lembaga ini ditujukan untuk penyehatan dan restrukturisasi aset aset keuangan yang bermasalah, sehingga lembaga keuagan tetap sehat.

Wakil Menteri BUMN 1 Pahala Nugraha Mansury (14/7/2021) mengatakan pembentukan ini dilatarbelakangi akibat pandemi covid19 saat ini berdampak pada kondisi keuangan perusahaan kurang baik.

Lebih jauh dia mengatakan, nantinya NAMCO akan mengambil aset bermasalah dari perbankan dan lembaga lain seperti asuransi untuk disehatkan dan dialihkan kepada investor lain.

Nah, seharusnya Andre Rosiade sebagai anggota DPR Komisi VI dari partai Gerindra mendorong Menteri BUMN Erick Tohir untuk cepat membentuk NAMCO, kemudian segera jadikan PT Rekayasa Industri ( Rekind)  sebagai pasiennya, dan langkah itu jauh lebih tepat daripada memaksa Komut Pertamina mengakuisisinya.

Karena tidak ada satupun didunia ada MNOC (Mayor National Oil Company) dan NOC (National Oil Company) memiliki perusahaan EPC sendiri, lazimnya ditunjuk dari EPC outsourcing.

Apalagi, alasan Andre ketika saat RDP antara DPR Komisi VI dgn Menteri BUMN pada kamis 8/7/2021,

"Rekind harus segera diakusisi Pertamina yang lagi banyak proyek kilang, salah satunya adalah proyek pembangunan kilang Olefin TPTI Tuban bernilai Rp 50 triliun sudah didepan mata, Pak Menteri jangan sampai kalah wibawa nya kementerian BUMN oleh satu orang Komisaris Pertamina" tegas Andre.

Pada saat yang sama, Erick Tohir menyatakan juga bahwa ads beberapa inisiasi terkait strategi penyelamatan Rekind, sebab Rekind punya keahlian tersendiri, namun dia mengakui bahwa ada kesalahan kesalahan yang pernah dilakukan Rekind dalam mengoperasikan sebelumnya.( Detikcom 09/07/2021).

Bisa jadi, secara tidak langsung Erick menyatakan Rekind ini sebelumnya punya masalah juga dengan perusahaan keluarganya, yaitu PT Panca Amara Utama ( PAU) soal pembangunan pabrik pupuk amonia di Banggai Kabupaten Luwuk Sulawesi Tengah, karena dianggap Rekind telah wanpretasi dalam menyelesaikan pembangunan.

PAU mencairkan jaminan pelaksanaan dan retensi totalnya USD 106,78 juta, untuk menguatkan dugaan itu, sejak 17 Mei 2019 PAU telah menggugat Rekind di badan Arbitrase Intenasional Singapura (SIAC).

Sebelumnya, Rekind sempat melaporkan perbuatan pidana yg dilakukan PAU ke Polda Metro dan Bareskrim Polri, tetapi sejak Erick Tohir menjabat Menteri BUMN, pertanyaan apakah Rekind masih berani ngotot???.

Secara total, Rekind dalam kasus PAU ini, setidak tidaknya telah berpotensi dirugikan sekitar USD 142,78 juta atau setara Rp 2,07 triliun.(Gatra Edisi 23-29 Januari 2020).

Selain itu, dari narasi yang dibangun oleh Andre bahwa tinggal satu komisaris Pertamina yang menghambat, maka patut diduga pencopotan dua komisaris Pertamina pada RUPS Pertamina 2 Juli 2021 sesuai SK Menteri BUMN nmr 222/MBU/07/2021,  yaitu mencopot Komjen Purn Condro Kirono dan David Bingai dari anggota komisaris Pertamina diduga adalah upaya memuluskan akuisisi Rekind oleh Pertamina.

Oleh sebab itu, seharusnya Andre paham apakah negara didirikan untuk Pertamina atau Pertamina didirikan utk negara? . 

Negara sudah katakan di pasal 91 UU BUMN *Selain organ BUMN, pihak lain mana pun dilarang campur tangan dalam pengurusan BUMN.

Rosiade sebagai Anggota Badan Legislatif seharusnya memahami bahwa mereka membuat UU justru harus lebih tunduk dan menghormati UU.***JR.


Penulis: Yusri Usman, Direktur Eksekutif CERI




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment