Pefindo Catat 54 Publikasi Pemeringkatan pada Kuartal III 2021

19 Okt 2021 Ekonomi Bisnis
Pefindo Catat 54 Publikasi Pemeringkatan pada Kuartal III 2021

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) melakukan perubahan peringkat maupun prospek bisnis terhadap 10 perusahaan sepanjang triwulan III-2021.  Pefindo mencatat dari non lembaga keuangan, ada 54 publikasi peringkat selama 1 Juli-30 September 2021 dari 41 perusahaan. 

Kepala Divisi Pemeringkatan Korporasi Pefindo, Niken Indriarsih mengatakan, ada beberapa perusahaan yang melakukan publikasi beberapa kali terkait pemantauan berkala dan kesiapan jatuh tempo. 

Dari sektor, ia menyebutkan beragam, uang sebagian besar dari divisi sektor pengolahan, konstruksi, dan properti.

Kegiatan pemeringkatan itu terkait pemantauan berkala atau tahunan atas surat utang yang diterbitkan, pemantauan kesiapan jatuh tempo, emisi utang baru, pemantauan khusus, dan ada pemeringkatan perusahaan tanpa penerbitan surat utang dan penarikan peringkat.

Niken menjelaskan, dari 54 publikasi itu, sebagian besar ada 32 peringkat yang dipertahankan. Kemudian perubahan dengan dua perusahaan yang turun peringkat, tiga perusahaan turun dan revisi outlook, ada empat revisi outlook dan peringkat dipertahankan, serta satu penarikan peringkat baru.

Lebih lanjut Niken menuturkan,  ada 12 pemeringkatan baru dengan rincian dua perusahaan baru dan sisanya terkait emisi utang baru. Sementara dari sisi outlook atau prospek, Pefindo mempertahankan posisi stabil untuk 33 peringkat, outlook negatif ada 15, credit watch ada tiga.

Untuk  kategori peringkat didominasi dari peringkat A sebanyak 10, BBB+ ada sembilan, peringkat AA- dan A masing-masing empat dan tiga, peringkat BBB- untuk lima perseroan, dan BBB untuk lima perseroan.

"Selama kuartal 3 2021 ada tiga perusahaan yang kami turunkan peringkatnya. Diturunkan peringkat ada PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) dari idAA/stabil menjadi idAA-/stabil, PTPN X dari idBBB+/negatif menjadi idBBB/stabil, dan PT Voksel Electric Tbk (VOKS) dari idA-/negatif menjadi idBBB+/stabil," kata Niken, saat konferensi pers virtual, Senin (18/10/2021).

Kemudian ada PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) dari idA/stabil menjadi idBBB/credit watch negatif. Ia menambahkan, untuk revisi outlook ada empat perusahaan dan peringkatnya dipertahankan. Antara lain PT Pos Indonesia yang direvisi jadi stabil dari sebelumnya negatif.

Lalu ada PT Adhi Karya Tbk dengan reivsi outlook jadi stabil dari sebelumnya negatif.  Sedangkan dari penarikan peringkat, Niken menuturkan, salah satunya dari PT Tridomain Performance Materials Tbk.

"Selanjutnya,  ada Perumnas di sini outlook jadi negatif dari sebelumnya BBB+/negatif. Indosat kami revisi dari outlook stabil menjadi credit watch negatif terkait dengan proses merger yang sedang berjalan," pungkas Niken.  ***JR/Won.

 

Editor: Sarwono




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment