Resmi Beroperasi, Rumah Sakit UKRIDA Sediakan 50 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

15 Des 2020 Metropolitan
Resmi Beroperasi, Rumah Sakit UKRIDA Sediakan 50 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

Setelah penantian yang sangat panjang, akhirnya Rumah Sakit UKRIDA resmi dibuka pada Sabtu, (12/12/20). 

Namun, berbeda dari acara peresmian pada umumnya, RS UKRIDA mengemas gelaran tersebut dalam bentuk virtual, mengingat pandemi yang masih terjadi.

Acara yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut, diisi dengan sejumlah sambutan, mulai dari pendiri UKRIDA,  Uripto Widjaja, hingga mereka yang dulu turut 
berkontribusi dalam proses persiapan RS UKRIDA. 

Satu poin penting yang menjadi pesan dari  Uripto adalah rumah sakit bukan tempat untuk mencari keuntungan, tapi lebih kepada tempat untuk melayani. Oleh karena itu, semua unsur pendukung harus siap memberikan pelayanan.

"RS UKRIDA  akan menjadi jaya, menjadi ikon, tiang yang kuat untuk UKRIDA," kata Uripto, dalam siaran pers yg diterima redaksi, Selasa (15/12/20).

Selain itu, acara juga diisi dengan pemutaran video profil perusahaan RS UKRIDA, penampilan yang sangat apik dari Paduan Suara UKRIDA, Voxa, virtual hospital tour di RS UKRIDA, serta flash mob hand hygiene dari tim RS UKRIDA. 

Jauh sebelum pandemi, RS UKRIDA sebenarnya sudah beberapa kali mengadakan tur untuk pihak internal UKRIDA. Kegiatan ini akhirnya harus turut menyesuaikan dengan situasi pandemi yang terjadi. 

Tur rumah sakit yang dikemas dalam bentuk video, diharapkan mampu menjawab keingintahuan masyarakat terhadap rumah sakit ini, setidaknya hingga pandemi usai. 

Masih terkait pandemi, di awal pembukaannya, RS UKRIDA akan melayani pasien COVID-19. 

Ini dimulai dari seminggu setelah rumah sakit resmi dibuka hingga beberapa waktu yang akan datang, dengan mempertimbangkan situasi yang terus berkembang.

"͞RS UKRIDA akan menyediakan lima puluh tempat tidur bagi pasien COVID-19. Tiap pasien akan ditempatkan pada ruang rawat yang berbeda, yaitu satu kamar untuk satu pasien.
Selain itu, diterapkan pula zonasi dan standar khusus COVID," jelas dr Fushen, Direktur RS UKRIDA.

Zonasi dan standar khusus COVID-19 itu ditujukan untuk memastikan penanganan pasien berjalan lancar dan maksimal. 

Di samping itu, supaya keamanan para pekerja maupun mereka yang berada di lingkungan rumah sakit bisa lebih terjamin.

Bangunan RS UKRIDA sendiri terdiri dari delapan lantai, di luar basement dan rooftop. Tiga lantai di antaranya, yang diperuntukkan bagi ruang perawatan, akan digunakan sebagai ruang perawatan pasien COVID-19 maupun asrama untuk para tenaga kesehatan. ***Jr/Sr.

Editor: Sarwono




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Jadwal Sholat

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, instagram dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah perlu adanya tindakan Lockdown di Indonesia untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19?
  Sangat Diperlukan
  Diperlukan
  Tidak Begitu Diperlukan
  Sangat Tidak Perlu