Shalat Tasbih, Inilah Manfaat dan Tata Caranya

28 Apr 2021 Al-Islam
Shalat Tasbih, Inilah Manfaat dan Tata Caranya

Shalat sebagai rukun Islam yang kedua, tentu merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan bagi setiap umat muslim.

Namun lebih dari itu sejatinya sholat tidak hanya merupakan kewajiban tetapi juga merupakan kebutuhan bagi kaum yang beriman dan bertaqwa. 

Sholat tasbih adalah salah satu sholat sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW, yang minimal dilaksanakan sekali seumur hidup. 

Sholat tasbih adalah sholat sunnah yang di dalamnya banyak mengandung bacaan tasbih "Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar'"

Sayangnya, shalat tasbih ini kurang populer bagi banyak kaum muslim. Kebanyakan mereka hanya tahu tata cara sholat tahajud atau dhuha.

Padahal, jika tahu manfaat dan keistimewaan sholat tasbih, mereka pasti tidak akan menunda untuk mengerjakannya.

Manfaat dan keistimewaan sholat tasbih sangat besar karena dalam Al-Qur'an banyak sekali perintah agar kita bertasbih kepada Allah SWT.

Berikut ini tata cara sholat tasbih, lengkap dengan doa dan manfaatnya telah dirangkum jurnalrakyat.id melalui berbagai sumber.

Tata Cara Sholat Tasbih

Tata cara sholat tasbih sama seperti solat-solat sunat yang lain, hanya saja sholat tasbih memiliki bacaan tasbih yang banyak. Sholat ini dilakukan sebanyak 4 rakaat. 

Jika dilakukan pada malam hari, lakukanlah 2 rakaat dengan satu salam, kemudian teruskan dua rakaat lagi dengan satu salam. Jika dilakukan pada siang hari, lakukanlah 4 rakaat berterusan dengan satu salam saja.

Inilah  tata cara sholat tasbih,  seperti yang dianjurkan Rasulullah SAW, dalam  hadist berikut: 

“Dari Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah bersabda kepada Abbas bin Abdul Muththalib, “Hai Abbas, hai pamanku, maukah engkau aku beri? Maukah engkau aku kasih? Maukah engkau aku beri hadiah? Maukah engkau aku ajari sepuluh sifat (pekerti)? Jika engkau melakukannya, Allah mengampuni dosamu: dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, sepuluh macam (dosa).

Maka Engkau shalat empat rakaat. Pada setiap rakaat engkau membaca al-Fatihah dan satu surat (al-Quran). Jika engkau telah selesai membaca (surat) pada awal rakaat, sementara engkau masih berdiri, engkau membaca, ‘Subhanallah, walhamdulillah, walaa ilaaha illa Allah, wallahu akbar’ sebanyak 15 kali. Kemudian ruku’, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari ruku’, lalu ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau turun sujud, ketika sujud engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu dari sujud, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau bersujud, lalu ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali. Kemudian engkau angkat kepalamu, maka engkau ucapkan (dzikir) itu sebanyak 10 kali.

Maka itulah 75 (dzikir) pada setiap satu rakaat. Engkau lakukan itu dalam empat rakaat. Jika engkau mampu melakukan (shalat tasbih) sehari sekali, maka lakukanlah,  jika engkau tidak melakukannya, maka lakukan sebulan sekali, jika tidak, maka lakukan setahun sekali dan jika engkau tidak mampu, maka kerjakannlah sekali seumur hidup," (HR. Abu Daud no. 1297).

Manfaat Sholat Tasbih

1. Memberatkan timbangan amal baik di akhira

Manfaat sholat tasbih yang pertama adalah memberatkan timbangan amal baik di akhirat. Ibadah yang kita amalkan selama ini sudah pasti akan dihisab di akhirat kelak. Jika rajin membaca tasbih maka timbangan amal baik kamu akan diberatkan. Rasulullah bersabda,

"Ada dua kalimat yang keduanya ringan diucapkan di lidah namun memberatkan timbangan amal baik dan keduanya disukai oleh ar-Rahman, yaitu Subhanallahi wa bi hamdihi subhanallahil azhim’." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Memiliki tabungan berupa kebun kurma di surga

Seperti halnya memiliki perkebunan di dunia di mana pemiliknya tinggal memetik hasil keuntungannya, maka demikian juga jika rajin menjalankan sholat tasbih. Kamu akan ditanamkan sebatang pohon kurma setiap kali membaca tasbih.

"Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallahil azhimi wa bi hamdihi, maka ditanamkan baginya satu pohon kurma di surga." (HR. at-Tirmidzi)

3. Tasbih adalah kalimat terbaik di sisi Allah SWT
Satu kali, Rasulullah SAW ditanya oleh sahabat tentang ucapan yang paling baik. Beliau menjawab,

"Yang diperintah Allah SWT kepada para malaikat-Nya dan hamba-Nya adalah ucapan Subhanallahi wa bihamdihi." (HR. Muslim)

4. Senjata menghadapi krisis pangan di akhir zaman

Manfaat dan keistimewaan sholat tasbih selanjutnya adalah sebagai senjata menghadapi krisis pangan di akhir zaman. Saat di zaman akhir kelak, kalimat tasbih bagaikan makanan yang bergizi dan menyehatkan bagi umat muslim.

5. Menghapus dosa yang banyak

Manfaat dan keistimewaan sholat tasbih menurut hadits lainnya adalah menghapus dosa yang jumlahnya diumpamakan seperti buih di lautan.

"Barangsiapa yang mengucapkan Subhanallahi wa bi hamdihi 100 kali, maka Allah hapuskan kesalahan meskipun kesalahannya itu sebanyak buih lautan." (HR. Bukhari dan Muslim)

"Makanan orang beriman pada zaman munculnya Dajjal adalah makanan para malaikat, yaitu tasbih dan taqdis. Maka barangsiapa yang ucapannya pada saat itu adalah tasbih, maka Allah akan menghilangkan darinya kelaparan." (HR. Al-Hakim)

6. Senjata menghadapi persoalan besar

"Diriwayatkan dari Abu Hurayrah, bahwa jika Rasulullah menghadapi persoalan penting, maka beliau mengangkat kepalanya ke langit sambil mengucapkan Subhanallahil azhim, dan jika beliau bersungguh-sungguh dalam berdoa, maka beliau mengucapkan Ya hayyu ya qoyyum." (HR. at-Tirmidzi)

7. Mengikuti ajaran Rasulullah SAW

Dalam hadits yang diriwayatkan Abu Dawud itu, Rasulullah menjamin bahwa jika umat muslim menjalankan sholat tasbih, maka Allah mengampuni dosa-dosa.

Baik dosa yang awal dan yang akhir, dosa yang lama dan yang baru, dosa yang tidak disengaja dan yang disengaja, dosa yang kecil dan yang besar, dosa yang rahasia dan terang-terangan, serta sepuluh macam (dosa) lainnya.

8. Terhindar dari kesedihan dan penyakit-penyakit berat

"Suatu kali Qabishah al-Makhariq mendatangi Rasulullah dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, ajarkan aku beberapa kalimat (ucapan) yang dengannya Allah memberi manfaat kepadaku, karena sungguh umurku sudah tua dan aku merasa lemah untuk melakukan apapun’.
Lalu Rasulullah berkata, ‘Jika engkau membacanya, maka akan engkau terhindar dari kesedihan, kusta, penyakit biasa, belang, lumpuh akibat pendarahan otak (stroke)."
(HR. Ibnu as-Sunni dan Ahmad). ***JR/Won/berbagai sumber.

 

Editor: Sarwono.

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment