Suara Nelayan, Minta Petronas Carigali Hentikan Eksplorasi di Sampang Madura

16 Okt 2020 Ekonomi Bisnis
Suara Nelayan, Minta Petronas Carigali Hentikan Eksplorasi di Sampang Madura

Beginilah suara hati nelayan Kec Banyuates Kab Sampang Madura Jawa Timur.

Humas LSM FKR’T Arif Barata menerima konfirmasi bahwa para koordinator nelayan ditiap desa se Kec Banyuates kab Sampang Madura telah berkeluh kesah.

"Mereka menyampaikan pengaduan terhadap apa yang mereka alami dan terjadi pengrusakan serta kehilangan rumpon ikan yang menjadi mata pencaharian kehidupan para nelayan di pantai Utara Madura tepat nya kec Banyuates kab Sampang," kata Arif, Kamis (15/10/2020).

Pengaduan kepada LSM itu setelah melakukan pengaduan di kantor kec Banyuates dan ditemui oleh Bapak Camat Kec Banyuates dalam beberapa hari yang lalu (08/10/2020) yang tidak ada kejelasan dan kepastian perlindungan terhadap warga terdampak akibat aktifitas pengeboran oleh perusaan Petronas Carigali pada sumur hidayah 1.

“Maka para nelayan mendatangi markas besar LSM FKR’T di Pendopo Agung untuk meminta pendampingan dan kuasa sepenuh dalam proses pembelaan terhadap nelayan akibat terdampak pengeboran Petronas Carigali North II ltd di kec Banyuates,” tutur Arif.

Setelah kami menerima kedatangan mereka di Pendopo Agung FKR’T Banyak hal yang mereka sampaikan dan mencapai kesepakatan untuk menolak segala tindakan yang di lakukan Petronas dalam rangka pengembangan Carigali pengeboran diwilayah pantai Utara kec Banyuates .

“Mengingat dampak aspek sosial mata pencaharian dan geologis nya kedepan sangat dikhawatirkan terjadi gempa mengingat wilayah Petronas Carigali pengeboran sangat dekat dengan daratan dan rumah penduduk pesisir pantai,” tutur Arif.

Hal serupa atas kasus Petronas ini juga pada 8 Oktober 2020 kami LSM FKRT telah menyampaikan laporan kondisi masyarakat terdampak akibat pengeboran tersebut kepada pimpinan SKKMigas melalui direktur eksekutif CERI Yusri Usman.

Menurut Direktur Eksekutif CERI kepada kami, laporan awal telah direspon positif dan sangat cepat oleh wakil kepala SKKMigas Ir Fataryani Abdurahman dengan mengatakan:

“Sudah saya instruksikan Petronas agar jangan main2 sama masyarakat disana. Mereka sudah response segera membereskan isu ini dan kemarin juga mereka hadir disana,” kabarnya.

Berdasarkan beberapa hal tersebut diatas, maka kesimpulannya dari laporan pengaduan masyarakat nelayan kepada lembaga LSM FKRT akibat tidak puas atas respon pihak Petronas Carigali atas tuntutan kelompok masyarakat tetdampak aktifitas pemboran.

Sampai berita ini ditulis, kami sedang meminta SKK Migas meminta keterangan secara jelas.  Alasanya karena warga di Madura dan pihak masyarakat setempat telah bersepakat menginginkan agar kegiatan ekplorasi yang dilakukan KKSS Petronas Carigali agar dihentikan sementara.

”Jangan dilanjutkan, karena telah mengancam kehidupan masyarakat setempat,” ungkapnya.

Dari sumber yang dihimpun,  Petronas memang melakukan pengembangan kegiatan pengeboran sumur baru. Perusahaan migas asal negeri Jiran ini melakukan pengeboran baru di Kecamatan Banyuates.

Untuk proyek Petronas Carigali nilai proyek mencapai sekitar Rp 10,4 triliun. ***Jr/Sr.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Jadwal Sholat

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, instagram dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Apakah perlu adanya tindakan Lockdown di Indonesia untuk mengatasi penyebaran virus Covid-19?
  Sangat Diperlukan
  Diperlukan
  Tidak Begitu Diperlukan
  Sangat Tidak Perlu